Selasa, 18 Februari 2014

FRIENDS FOREVER

About CommUnicatioN
Lost friendshiP
Pada saat masih duduk di bangku sma,itu merupakan tahap awal dimna aku mendapatkan teman sekeligus,sahabat bahkan sudah ku angap menjadi saudara ku sendiri. Karena pada dasarnya background kami berdua kalo di lihat bukan siapa-siapa kayak bukan keluarga. Padahal dari orang tua kamu terutama dari nenek kami itu tidak jauh dari ikatan persaudaraan. Namun pada dasarnya aku dan sahabat ku sewaktu masih duduk di bangku SMP,sama sekali tidak saling kenal.
Ketika masuk di salah satu sekolah negri SMK,pada hari pertama masuk aku sama sekali tidak kenal siapa mereka teman-teman ku yang lain,bahkan sahabat ku itu. Namun tuhan itu maha adil diman aku di pertemukan oleh seorang sahabat yang luar biasa. Disitu lah aku mengerti apa artinya teman/sahabat. Untuk hari pertama masuk sekolah,aku sempat kebingungan karena tidak ada satupun teman yang aku kenal,di dalam satu kelas itu. Dan teman sewaktu satu SMP mereka pada masuk di jurusan yang lain,tapi mereka masih ada teman yang kenal,karena mereka sewaktu sudah sepakat untuk masuk ke jurusan yang sama.
Berawal dari situ lah aku mengenal,sosok sahabat yang bernama Inding,tapi untuk dari awal sewaktu masih SMP aku mengeal dirinya,namun tidak pernah sama sekali bertegur sapa sama dia. Pada saat masuk di SMK lah,aku mulai mengenal dia lebh dekat.
Pada waktu itu,hari pertama masuk dia menyapa aku,Namun aku sudah tidak merasa asing lagi dengan dirinya, dan aku hanya tersenyum. Akhirnya kenalan kami langsung menentukan bangku dimana posisi yang akan kami tempati,dan kami pun memutuskan untuk duduk di sebelah kanan pojok dekat pintu masuk.
satu minggu itu untuk belajar belum efektif,masih banyak kegiatan seperti opek,bersih lingkungan sekolah,dan kegiatan lain. Dari satu minggu itu kami berteman juga sudah akrab,dan pulang sekolah sama-sama karena satu jalur juga. Dan disitu lah baru tertanam sahabat yang sampai sekarang tidak dapat ku lupakan sampai saat ini.
dalam menghadapi segala masalah di sekolah kami kompak,bahkan Karena dari background kami berduk tergolong orang yang tidak mampu,akhirnya kami
mendapat beasiswa tidak mampu, tetapi itu karena kami tidak menyimpan rasa Gengsi untuk menerimanya,tetapi masih banya di kelas itu mereka yang tidak mampu,di karenakan mereka Gengsi untuk menerima beasiswa tersebut dan akhirnya walikelas pun menujuk kami berdua satu bangku yang mendapat beasiswa tersebut.
Tiga tahun kami lewati,sekolah dari berangkat sekolah sama-sama,pulang sama-sama,bah kan untuk satu meja pun ga pisah dari kelas satu SMK sampai kelas tiga.
itu berbagai pengalaman dan rasa sahabat yang dalam tertanam,cukup erat. Sehingga untuk mengerjakan hal yang sepele pun harus bersama.
Namun satu hal yang tidak pernah aku lupa sama sosok sahabat ku ini,dia orang nya sangat murah hati,baik banggat, dan dia juga sanggat-sanggat banyak membantu aku dalam belajar,dari tugas sampai masuk ujian praktek pun dia selalu membantu aku. Dia bagi aku sahabat yang paling tidak pernah terlupakan. Dan dia juga salah satu orang yang berjasa, diaman ketika jika aku akan menjadi orang yang berguna di masyarakay nanti.
Namun pada saat selesai ujian Nasional pun selesai kelulusan pun telah di terima semua,tetapi untuk di kelas kami itu  lulus semua 100%. Dan alangkah gembiranya, dan tak lama kemudian mereka/teman-teman yang lain sedang sibuk untuk merencanakan dimana mereka akan melanjutkan study mereka masing. Dan kami berdua dari sebelum ujian nasional juga berencana untuk tidak melanjutkan belajar lagi. Dan kami berencana untuk langsung terjun ke dunia kerja,untuk merantau ke Jakarta,karena di Jakarta ada salah satu kenalan dan sudah melowongkan pekerjaan untuk kami berdua.
setelah menerima semua kelulusan dan ijazah pun sudah di ambil,rencana itu berubah,dimana aku sangat kebingungan untuk menentukan pilihan dari keluarga ku. Dari pihk keluarga ku abang ku,memberi dua pilihan yaitu : Melnjutkan sekolah(Kuliah) mu atau langsung terjun ke dunia kerja,kata mereka kepada ku. Di situ aku memilih untuk melanjutkan pendidikan ku. Dan keputusan ku pun bulat utuk kuliah,karena aku masih di kasih kesempatan,oleh mereka untuk kuliah,lantaran dari abang dan kaka ku juga belum berkeluarga,maka dari situ aku untuk memutuskan untuk kuliah. Sehingga yang tadinya aku sama sahabat ku sudah berencana untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah taat dari SMK. Aku pun membatalkan untuk terjun ke dunia kerja dulu. Dan mulai saat itu lah aku di sibukan dengan pengurusan pendidikan yang akan ku jalani ampai saat ini.
Sehingga sampai saa ini aku merasa sedikit bersalah terhadap sahabat ku,dan dia saat itu pun mungkin sedang menglami kebingungan,dunia yang mana yang harus di geluti dulu,karena lantaran aku juga sudah mulai tidak ada kabar.
Akhirnya sahabat ku itu pun untuk memutuskan untuk terjun ke dunia kerja. Dan sampai sekarang  entah tidak tau kenapa dari saat itu selesai keluar dari bangku SLTA,untuk sampai saat ini segala dari jaringan komunikasi kepadanya tidak pernah dia aktifkan lagi ,dari facebook,blogger,dan nomor telpon nya pun sudah tida ada yang aktif lagi. Dan dia benar-benar menutup diri dari teman-temannya.
Dari kejadian itu lah,aku dan sahabat ku itu,benar-banar hilang komunikasi,asmpai saat ini.
dan saya berharap semoga di lain kesempatan bias bertemu dia dan ngobrol senerti dahulu lagi,bercanda,dan saling membanti. Semoga dia selalu di dalam lindungan Tuhan,dan seberapa bear masalah yang di hadapi,aku yakin dia orangnya tegar, dan mendapatkan segala solusi yang positif.

Pesan kU.
Semoga kamu akan mendapat hari bahagia dan sikses untuk masa depan mu yang Cerah SAHABAT KU. Dan jangan menyerah menjalani hidup yang penuh rintangaan ini,kita berjuang untuk mendapatkan rasa manisnya hidup untuk di hari tua nanti.

Form : SUMADI
CATATAN : Untuk Sahabat Selama-Lamanya.
 
----- MISS YOU FRIEND,YOU ALL THE BEST  -----




Tidak ada komentar:

Posting Komentar